puisi

“Mei dan Dua Hari yang Menyala”

“Mei dan Dua Hari yang Menyala” Langit siang tanggal sembilan Mei, memelukku dengan cahaya yang tak biasa, udara menyisipkan bisik-bisik rahasia …

Dalam Cahaya Kiai Nawawi

Dalam Cahaya Kiai Nawawi (Untuk mengenang haul almarhum Kiai Nawawi, Soaok Penghafal Al-Qur’an Sejati)  ~4 tahun yang lalu~   Telah tenang en…

Detik, Menit, Jam Pengorbanan

Dalam dekapan malam, kau lena tanpa mimpi Menjaga anak-anakmu dalam buaian kasih Tanganmu yang kasar, menenun kisah hidup Dengan benang sabar d…

Fase Berdamai

Luka itu ada dan menyala-nyala Bagai api neraka yang abadi selamanya Aku tak ingin memadamkannya Aku tak pula berusaha menyembunyikannya Dan tidak ju…

Risaumu Hanya Kecil, Tuhanmu Maha Adil

17'05'24 Mata sayunya kian mengerut, air matanya terkuras habis  Apa yang terasa pada hatinya  menguak dalam bayangan Di mana keadilan ini Tu…

Bahlun

Kata yang pernah kau ucap waktu itu, membuatku terpikat. Gelagat indahmu saat itu, membentuk lengkung senyum di bibirku. Perbuatan baikmu menghiasi r…

Hikayat Rasa

"Tak perlu mendamba pada yang tak lagi damba, apalagi mencinta pada yang tak lagi cinta." Ujarnya kala itu disusul senyum simpul yang mempe…

Penantian Yang Berujung Luka

Kepada hati yang tak pernah berhenti mendamba. Kubisikkan padamu kisah asmara yang penuh dusta. Dihujani air mata yang tak mampu diwakilkan kata. Kep…

Uktubu bi Qalamik

Aku lelaki. Suatu saat kaki kuatku tak mampu berdiri lagi. Suatu saat harga diriku tak akan utuh lagi. Suatu saat aku ingin menangis dan berteriak …

Farmasi Nestapa

Selumbari, aku berkelana mencari obat nestapa. Jiwaku terkoyak tatkala semesta menangis. Di rumah itu, ada sosok tak bersayap yang menerangi sudut …

Hujan di bulan juni

Hai... Ini masih aku yang kau sakiti, baik hati sampai ke ruhku, bahkan sampai ku mati Kau tahu, keutuhan hatiku untukmu bagai laut yang tak perlukan…

Kembali pada Naungan-Nya

Perjalanan yang amat panjang tuk dilalui, seketika jiwa ini menjauh dari indahmu. Kau mencegah kaki ini berpijak pada selainmu, memberitahu akan ke…

Di Bawah Naungan Tuhan

Pada Senja ku berdiri, menatap langit dengan penuh kasih. Sehimpun catatan tertata rapi, di bawah naungan sang Ilahi. Pada malam ku bersujud, menghar…

Semenanjung

Selumbari, aku berkelana menuju belantara. Nestapa menyengat merasuk ke dalam raga yang kian rapuh tuk melangkah. Jiwaku terkoyak tatkala semesta men…