Kata HAQQAH, dengan tanpa embel-embel “al” di bagian depan, adalah nama yang digunakan untuk pengembangan karya tulis di Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Al-Lathifiyyah Palembang.
Nama Haqqah dulunya adalah sebuah akronim (singkatan) dari “Himpunan Qari’-Qari’ah dan Hafidz-Hafidzah” yang menjadi akar berdirinya Pondok Pesantren Al-Lathifiyyah dan Ahlul Quran. Wadah bagi para santri terutama santrinya Kiyai Nawawi yang saat itu belum terkonsentrasi di Pondok Pesantren.
Alasan memilih penamaan Haqqah pada media ini tak lain adalah untuk memunculkan kembali wadah bagi para Qari’-Qari’ah dan Hafidz-Hafidzah dalam berkarya, serta agar generasi setelahnya tetap mengenal sejarah. Harapannya, supaya media HAQQAH ini berkembang seperti Pondok Pesantren Al-Lathifiyyah dan Ahlul Quran.
Aksara "ح" (arab), yang juga merupakan representasi identitas "Haqqah" yang penamaannya dimulai dengan huruf tersebut dalam bahasa arab
Posisi huruf yang horizontal, dan berbentuk seperti timbangan, menunjukkan keseimbangan (adil atau dalam dunia jurnalistik berarti verifikasi dan cover both side)
Ujung Huruf "H" melengkung yang mengisyaratkan "liukan" daun dari pohon yang tertiup angin, menunjukkan suasana "sepoi-sepoi" (enjoy dan funny tapi tetap kukuh)
Mata pena yang tajam menunjukkan kerja jurnalistik yang kritis dan berkredibilitas tinggi.
HAQQAH sendiri adalah sebuah palindrome (kata yang dapat di baca dengan bunyi yang sma dari depan maupun dari belakang)
Font yang tegak, lurus, dan tebal memberikan nuansa ketegasan (untuk selalu memperjuangkan kebenaran)
Bentuk seolah "Kacamata" atau "dua kaca pembesar" mengisyaratkan "double chek" (selalu memeriksa secara berulang informasi sampai kebenarannya dapat di pertanggungjawabkan)
Warna biru tua (Navy) menandai kepercayaan, martabat, kecerdasan, dan otoritas
Warna hijau tosca menandai kedamaian, ketenagan, dan keseimbangan.
SUSUNAN REDAKSI
Penasihat
Ustadz Lukman Hakim Husnan, M. Ag
Bu Siti alfiatun Hasanah, M.Pd.
Pemimpin Redaksi : Riza Rahmayati
Redaktur Peksana Online : Ihda Maylani Fauziyah
Nur laeliyah
Redaktur Pelaksana Cetak : Raihan Ar-Riyadh Ali
Nuri Widiawanti
Redaktur : Nur’ainun
Novita Sari
Cindi Andriyani
Faaizah Munashiroh
Ike Wulansari
Siti Maryam
Adellya Berlianie
Lay Outer : Taufiqurrahman