Palembang, 20 september 2024, pondok pesantren tahfidzul qur'an putri al-lathifiyyah kembali mengadakan maulid nabi Muhammad SAW bersama Bu Nyai Maftuhah Mannan Minan yang datang dari kota Kajen Jawa Tengah.
Bu nyai Hj.Maftuhah, adalah putri pertama dari .K.H Abdullah Mannan Syukur dan ibu nyai Hj. Hasanah yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Quran sekaligus ketua JMQH pusat.
Pada malam itu kehadiran beliau memberikan kebahagiaan bagi para santri al lathifiyyah dan jama'ah jmqh Palembang. Karena selain memberi nasihat, beliau juga berbagi pengalaman ketika bersama qur'an.
"Saya bisa berada disini tidak lain karena berkah al-qur'an." begitulah kalimat yang sering kita dengar dari para 'alim ulama', termasuk Ibu Nyai Hj Maftuhah Mannan Minan.
Beliau bercerita kepada kami "waktu kecil saya sering ikut sima'an, dan itu sangat menyenangkan , yang pertama karena kalau ikut sima'an biasanya dapet berkah, misalnya uang perak, nasi putih dan lain-lain, sebab waktu dulu saya jarang makan nasi putih, selain itu kita juga dapet uang 500 perak yang mana 500 perak merupakan jumlah yang sangat banyak pada zamannya. Sekali sima'an biasanya dapet 500 perak kalau 4 kali sudah dapet 2000 rupiah, itu sudah banyak banget."
"Saya dulu kalau kepingin apa-apa pasti usaha sendiri, gak berani minta dengan orang tua, alhamdulillah dari berkah qur'an saya sima'an dan rezeki dateng luar biasa, setiap apa yang di inginkan , masyaAllah pasti langsung ada, misalnya dulu pas saya lamaran itu pingin banget punya tas hitam, saya belum sempet beli tiba'' ada yang kasih tas warna hitam persis banget dengan yang saya mau,, masyaAllah, alhamdulillah, terus waktu itu ketika saya kepingin semangka merah , tiba-tiba setelah keluar pintu kamar saya terkejut ada 2 buah semangka bulat di atas meja,,, masyaAllah,,, itu lah keberkahan dari allah berkat qur'an.''
Memang benar yang disampaikan beliau, momen seperti itu tidak hanya di alami oleh orang selevel Bu Nyai saja, namun selevel kitapun juga bisa mendapat kemuliaan itu asalkan mau terus bersama alquran, seperti dalam hadits nabi Saw.
Dari Abu Sa'ad meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. bersabda "Barangsiapa yang disibukkan membaca Al-Quran dan berdzikir kepada-Ku sehingga tidak sempat meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya melebihi apa yang aku berikan kepada orang-orang yang meminta kepada-Ku, keutamaan kalam Allah atas kalam yang lainnya sama halnya keutamaan Allah swt. atas ciptaan-Nya. (H.R At-Tirmidzi)
Maka Percayalah! Disaat kamu memutuskan untuk bersama alquran, maka itu adalah keputusan yang tidak akan pernah salah.
Terakhir ketika menjadi santri, beliau berpesan supaya niat tholabul 'ilmi dan ikut dawuh Bu Nyai, dengan begitu insya allah ilmu kita diberkahi dan bermanfaat serta bisa mendapat ridho ilahi.
Banyak sekali ilmu dan kisah insfiratif yang beliau sampaikan, semoga semuanya dapat memberi manfaat dan pelajaran yang sangat berharga kepada kita untuk tetap semangat menuntut ilmu. Aamiin
Script :Riza Rahmayati, Ihda Maylani Fauziyah